|
Apakah gudang anda bermasalah ?

Situasi saat ini
-
Perusahaan belum memiliki software komputer, data stok selisih.
-
Perusahaan sudah memiliki software komputer, namun data stok tetap
juga selisih.
Stokopname sudah ratusan kali, tapi belum pernah 1 (satu) kali pun stok tidak selisih.
Semua selisih dianggap (oleh hampir semua Manager Logistik maupun Manager Accounting) hanya karena kesalahan administrasi saja, benarkah demikian ?
-
Marketing : Target tidak tercapai, masalahnya tidak ada barang atau
barang seringkali tidak dapat ditemukan
-
Logistik/Supply chain : Marketing tidak bisa membuat forecast yang akurat
-
Gudang : Gudang kurang luas
-
Gudang : Tidak ada waktu untuk stok opname
-
Accounting : Laporan arus barang membingungkan, tidak akurat
-
Marketing, Accounting : orang gudang tidak akurat dan tidak disiplin
-
Boss/HRD : SP ganti orang gudang itu, cari yang disiplin dan akurat
-
Kepala gudang : kelihatannya orang gudang sudah bekerja maksimal
dan tidak ada masalah, karena setiap hari saya pantau
-
Orang gudang : saya sudah berusaha seteliti dan sejujur mungkin, tapi
hasilnya tetap saja . . .
-
Branch Manager : Ganti kepala gudangnya jika pengiriman terlambat
dan stok tidak akurat
-
Kepala gudang jadi sasaran tembak, kejadian ini pasti berulang, nasib
kepala gudang tergantung kesabaran pimpinan
-
Checker gudang juga jadi sasaran tembak, pasti berbuat kesalahan,
berulang, tergantung kesabaran kepala gudang
-
Sistem : Sistem yang kami buat sudah benar, orang di lapangan yang salah.
Buat prosedur reward dan punishment
-
Data stok di komputer selal
u selisih dibanding dengan fisik (hasil opname)
-
Kita tidak mengetahui apa penyebab selisih itu, kita hanya dapat menduga
-
Sulit mencari barang di gudang
-
Diperlukan waktu yang lama untuk melakukan stokopname
-
Diperlukan waktu yang lebih lama lagi untuk menginput data hasil stokopname
-
Angka Nilai persediaan barang diragukan, yang berarti angka di laporan
rugi laba juga diragukan
-
Picker tidak dapat mencari barang, barang tidak terjual meski sebenarnya ada
-
Kita tidak mengetahui apakah barang hilang atau kesalahan non crime
-
Lost sales
-
Bad service
-
High inventory level, high investment
-
Extra cost : lembur, material, space, dll
Selama ini, hampir semua Perusahaan setuju (tanpa berpikir 2 kali), bahwa semua penyebabnya adalah Manusianya.
Ingat, seperti jika kita sakit, jika kita salah analisa penyebabnya, maka kita tidak akan pernah sembuh.
Demikian juga gudang, menurut saya, gudang tidak pernah sembuh, karena salah analisa penyebabnya.
Begitu gelap matanya Perusahaan seringkali yang terus menerus diganti/diSP adalah Kepala Gudang dan personil gudangnya.
Kita tidak akan pernah menemukan manusia yang sempurna disiplin dan akurasinya.
Remember they are still humans not robots.
Begitu gelap matanya Perusahaan sehingga mencari, dan mengikuti Workshop tentang gudang di kota-kota besar.
Padahal hampir semua Workshop gudang yang diadakan adalah Workshop Teori Gudang, yang tidak pernah menyentuh masalah-masalah di atas.
Akhirnya, karena kita putus asa, kita menganggap semua masalah di atas adalah normal dan tidak bisa dan tidak perlu diperbaiki lagi.
Lihat submenu Articles untuk melihat masalah-masalah gudang lainnya.
|